Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Di Penghujung 2016

18 Desember 2016 menghitung hari....detik demi detik.. kalo kata krisdayanti sih gitu.. 2017 kurang berapa hari lagi ya... hm.. To be honest, kalau sudah di penghujung tahun itu rasanya ga pingin cepet-cepet berlalu. Karna tahun baru artinya membuka lembaran baru yang masih kosong dan meninggalkan tahun sebelumnya. Sesuatu yang terkadang kita lupakan yaitu me-review kejadian apa aja yang udah kita lalui di tahun ini, pencapaian yang kita raih, batas yang kita lampaui, geronjalan apa yang berhasil kita loncati, dan jurang mana yang membuat kita terjerembab. Ngomong-ngomong tentang tahun baru, berarti ga jauh-jauh sama hari ulang tahunku hahaha promosi dikit lah ya... Kembali lagi ke point sebelumnya, meskipun itu artinya hari ulang tahunku juga tinggal menghitung hari, tapi aku tak pernah berharap itu akan cepat terjadi. Masih banyak sesuatu yang ingin aku lakukan untuk membuat tahun ini lebih berfaedah, masih banyak perubahan yang ingin kulakukan untuk diri sendiri maupun sekita...

sayap patah

jika rindu saja tak mau hilang, bagaimana bisa aku pulang tahun-tahun yang berat seperti hutan tanpa penerangan mengikuti langkah dari bekas jejak sungguh, tak pernah ada keikhlasan dalam sebuah perpisahan. tapi pisah, adalah takdir diinginkan atau tidak sama sekali. tahun-tahun yang berat kuterbang dengan sayap-sayap patah bulu-bulu jatuh menjadi jejak jika suatu saat kau inginkan datang hingga lemah, kurasakan sendiri seperti bintang jatuh aku pernah bersinar seterang itu tapi ku bukan bintang yang rela jatuh demi untuk mengabulkan doamu dengan dia tahu kah kau jika akan sesakit ini? seperti kehilangan selera makan, tak ingin bicara, tak gatal digigit nyamuk. awalnya terasa aneh tapi mulai kunikmati. aku adalah aku, dengan atau tanpa kamu.

Beda Kita

aku kerap kali bodoh dalam sebuah keputusan, aku rancu dalam sebuah pemikiran, aku jatuh padamu dalam setiap tatapan entah bagaimana ku bisa jatuh hati sekilat ini kullihat-lihat, gayamu tak terlalu menarik parasmu tak tampan-tampan amat rambut acak-acakan sikap cuek ala kadarnya tapi berkacamata. terlihat pintar berbicara dengan opini-opini cerdas dan wawasan luas, melihat dari berbagai sudut pandang, berkharisma. kurasa ku bertemu dengan orang yang tepat cocok, dan banyak kesamaan sama-sama hobi tertawa sama-sama asik dengan hal yang sama sama-sama menyimpan perasaan yang sama yang berbeda adalah cara kita sembahyang apakah itu masalah besar bagimu? tidakkah kecocokan kita jauh lebih besar quantitasnya? menyerahkah kau pada satu perbedaan itu? katamu, ini perkara beda sayang . baru kali ini aku melihatmu frustasi pada suatu keadaan hitungan rumit sekalipun tak pernah membuatmu sekalap ini tak adakah pecahan desimal, teori ilmuwan hebat atau perkalian berpangkat...

Senyum Tipis

ku selalu jatuh hati pada setiap orang yang ringan senyum Ia sangat terbuka dalam sebuah pemikiran, tapi menutup rapat kesedihannya. ku mulai memperhatikan lamunannya. senyum tipis, seperti hari-hari kemarin

Hujan lagi

Kunikmati derai rintik hujan yg menyapu sendu malam ini. Ku biarkan ia membasahi rambutku, menyentuh lembut pipiku, menyapu lelah pundakku, merasuk ke dalam dadaku, dan menggenggam dingin nya kerinduan setahun ini. Pertemuan kita tak pernah direncanakan. Kadang kau mencuri waktu di sela-sela kesibukan pagiku, di ketidakmungkinan teriknya hari siang, dan di kelelahan yang kukerahkan diwaktu malam. Ketika hujan turun sesungguhnya ia lah yg terlintas dibenakku. Ketika aku merindukan hujan sesungguhnya ia lah yg paling kuinginkan.