Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

Cerita Tengah Malam

aku benci ketika kau mulai akrab dengan si tengah malam, begitu aku menyebutnya. rasanya akhir-akhir ini aku kerap kali tidur larut malam katamu tengah malam punya banyak cerita. ternyata benar, suasana terasa lebih asyik saat bercengkrama dengan si tengah malam. ia tak pernah ceritakan kebodohan-kebodohan ini pada pagi, walau pagi seringkali datang tanpa permisi. tapi sepertinya aku kebablasan akrab dengan si tengah malam hampir tiap hari aku mendatanginya hanya untuk menghabiskan waktu, seperti malam minggu kali ini. kata si tengah malam, ia tak pernah menjumpai mu seminggu ini. sama, aku juga, batinku . "kau merindukannya, mal?"   tanyaku "tidak juga. hm... mungkin belum. aku tak pernah merindukan seseorang sebelumnya, jadi aku tak tahu bagaimanakah rasanya rindu itu." terang si tengah malam "apakah rasanya manis? seperti jagung yang kau bawakan kemarin malam? hm.. atau masam, ya?" tambahnya mulai menerka-nerka. "rasanya seperti kau...