Di Penghujung 2016
18 Desember 2016
menghitung hari....detik demi detik..
kalo kata krisdayanti sih gitu..
2017 kurang berapa hari lagi ya... hm..
To be honest, kalau sudah di penghujung tahun itu rasanya ga pingin cepet-cepet berlalu.
Karna tahun baru artinya membuka lembaran baru yang masih kosong dan meninggalkan tahun sebelumnya. Sesuatu yang terkadang kita lupakan yaitu me-review kejadian apa aja yang udah kita lalui di tahun ini, pencapaian yang kita raih, batas yang kita lampaui, geronjalan apa yang berhasil kita loncati, dan jurang mana yang membuat kita terjerembab.
Ngomong-ngomong tentang tahun baru, berarti ga jauh-jauh sama hari ulang tahunku hahaha promosi dikit lah ya...
Kembali lagi ke point sebelumnya, meskipun itu artinya hari ulang tahunku juga tinggal menghitung hari, tapi aku tak pernah berharap itu akan cepat terjadi. Masih banyak sesuatu yang ingin aku lakukan untuk membuat tahun ini lebih berfaedah, masih banyak perubahan yang ingin kulakukan untuk diri sendiri maupun sekitar.
Kadang kita lupa akan hal-hal seperti itu, kita baru menyadari ketika semuanya sudah berlalu. Hmm... di penghujung 2016 ini sepertinya aku akan sering merenung hahaha
Belum ada yang berbeda di tahun ini dan sebelum-sebelumnya.. melalui tahun baru dengan "gandengan" meski bukan dengan orang yang sama. Aku bersyukur karna masih dikelilingi orang-orang yang sangat kucintai, yang tak pernah kubayangkan sedikitpun bagaimana melalui tahun tanpa mereka, keluarga-ayah-ibu. Ku yakin tanpa mereka aku tak mungkin bisa berdiri setegap ini, bicara selancar ini, dan berpikir sejernih ini. Bisa kubayangkan, tanpa mereka mungkin rambutku tak lagi hitam dan rapi, melainkan acak-acakan dengan cat rambut warna-warni demi mengelabuhi gelapnya jiwa yang ditinggal "kekasih".
Hey tapi sekarang bukan waktunya berbagi cerita sendu. Disini aku ingin mengabadikan cerita suka atas tercapainya resolusi 2016 yang kubuat di awal tahun itu.
"apa resolusi mu di tahun ini?" bukan pertanyaan yang asing di segala kalangan, apalagi kalangan remaja sepertiku. hm..21 tahun masih bisa digolongkan sebagai remaja kan ya?hahaha
ok kembali ke topik. itu pertanyaan yang mudah dilontarkan tapi jangan harap mudah pula untuk dijawab. Malah sebagian orang memilih untuk bungkam "hanya" atas sebuah resolusi. Mereka tak mau ambil pusing, "ya dijalani ae lah, emang harus ya bikin resolusi" katanya.
hellooo kalau yang bicara seperti itu adalah anak-anak kecil maupun abg ya sah-sah saja, tapi kalau sudah dewasa bahkan tua, hm...sepertinya tidak halal hahaha
"bikin resolusi cuman buat di update di medsos biar seluruh dunia tau?" it is more than that.
Iseng-iseng di awal tahun waktu itu, aku bikin resolusi yang intinya aku pingin nyobain beberapa kepanitiaan yang lebih besar skala nya dibandingkan kepanitiaan yang pernah aku ikuti sebelumnya. Terlebih dari status kuliah yang InsyaAllah sudah mau lulus semester depan AAMIIN hehehe..
voila! Entah keinginan untuk ikut kepanitiaan pun jadi lebih besar. Ada sesuatu dari dalam hati "ayo dong ikut itu, masa ga berani. kapan lagi kan.." begitu terus hingga akhirnya aku terlibat di 3 kepanitiaan yang keren-keren. Mulai dari kepanitiaan BEM, perkumpulan English Speaking, sampai yang berskala International! *merenung* Masih ga percaya bisa seniat ini. Atas doa kedua orang tua dan Ridho Allah, Alhamdulillah pencapaian-pencapaian kecil lainnya juga bisa berjalan lancar. Sepertinya tahun depan harus lebih menantang lagi resolusinya hahaha
Bukan tentang punya resolusi atau enggak, tapi gimana kita bisa konsisten dengan apa yang kita sudah rencakanan untuk 1tahun kedepan. Jadi mulailah merangkai planning jangka panjang dengan resolusi-resolusi kecilmu, ya:)
menghitung hari....detik demi detik..
kalo kata krisdayanti sih gitu..
2017 kurang berapa hari lagi ya... hm..
To be honest, kalau sudah di penghujung tahun itu rasanya ga pingin cepet-cepet berlalu.
Karna tahun baru artinya membuka lembaran baru yang masih kosong dan meninggalkan tahun sebelumnya. Sesuatu yang terkadang kita lupakan yaitu me-review kejadian apa aja yang udah kita lalui di tahun ini, pencapaian yang kita raih, batas yang kita lampaui, geronjalan apa yang berhasil kita loncati, dan jurang mana yang membuat kita terjerembab.
Ngomong-ngomong tentang tahun baru, berarti ga jauh-jauh sama hari ulang tahunku hahaha promosi dikit lah ya...
Kembali lagi ke point sebelumnya, meskipun itu artinya hari ulang tahunku juga tinggal menghitung hari, tapi aku tak pernah berharap itu akan cepat terjadi. Masih banyak sesuatu yang ingin aku lakukan untuk membuat tahun ini lebih berfaedah, masih banyak perubahan yang ingin kulakukan untuk diri sendiri maupun sekitar.
Kadang kita lupa akan hal-hal seperti itu, kita baru menyadari ketika semuanya sudah berlalu. Hmm... di penghujung 2016 ini sepertinya aku akan sering merenung hahaha
Belum ada yang berbeda di tahun ini dan sebelum-sebelumnya.. melalui tahun baru dengan "gandengan" meski bukan dengan orang yang sama. Aku bersyukur karna masih dikelilingi orang-orang yang sangat kucintai, yang tak pernah kubayangkan sedikitpun bagaimana melalui tahun tanpa mereka, keluarga-ayah-ibu. Ku yakin tanpa mereka aku tak mungkin bisa berdiri setegap ini, bicara selancar ini, dan berpikir sejernih ini. Bisa kubayangkan, tanpa mereka mungkin rambutku tak lagi hitam dan rapi, melainkan acak-acakan dengan cat rambut warna-warni demi mengelabuhi gelapnya jiwa yang ditinggal "kekasih".
Hey tapi sekarang bukan waktunya berbagi cerita sendu. Disini aku ingin mengabadikan cerita suka atas tercapainya resolusi 2016 yang kubuat di awal tahun itu.
"apa resolusi mu di tahun ini?" bukan pertanyaan yang asing di segala kalangan, apalagi kalangan remaja sepertiku. hm..21 tahun masih bisa digolongkan sebagai remaja kan ya?hahaha
ok kembali ke topik. itu pertanyaan yang mudah dilontarkan tapi jangan harap mudah pula untuk dijawab. Malah sebagian orang memilih untuk bungkam "hanya" atas sebuah resolusi. Mereka tak mau ambil pusing, "ya dijalani ae lah, emang harus ya bikin resolusi" katanya.
hellooo kalau yang bicara seperti itu adalah anak-anak kecil maupun abg ya sah-sah saja, tapi kalau sudah dewasa bahkan tua, hm...sepertinya tidak halal hahaha
"bikin resolusi cuman buat di update di medsos biar seluruh dunia tau?" it is more than that.
Iseng-iseng di awal tahun waktu itu, aku bikin resolusi yang intinya aku pingin nyobain beberapa kepanitiaan yang lebih besar skala nya dibandingkan kepanitiaan yang pernah aku ikuti sebelumnya. Terlebih dari status kuliah yang InsyaAllah sudah mau lulus semester depan AAMIIN hehehe..
voila! Entah keinginan untuk ikut kepanitiaan pun jadi lebih besar. Ada sesuatu dari dalam hati "ayo dong ikut itu, masa ga berani. kapan lagi kan.." begitu terus hingga akhirnya aku terlibat di 3 kepanitiaan yang keren-keren. Mulai dari kepanitiaan BEM, perkumpulan English Speaking, sampai yang berskala International! *merenung* Masih ga percaya bisa seniat ini. Atas doa kedua orang tua dan Ridho Allah, Alhamdulillah pencapaian-pencapaian kecil lainnya juga bisa berjalan lancar. Sepertinya tahun depan harus lebih menantang lagi resolusinya hahaha
Bukan tentang punya resolusi atau enggak, tapi gimana kita bisa konsisten dengan apa yang kita sudah rencakanan untuk 1tahun kedepan. Jadi mulailah merangkai planning jangka panjang dengan resolusi-resolusi kecilmu, ya:)
Komentar
Posting Komentar