Beda Kita

aku kerap kali bodoh dalam sebuah keputusan,
aku rancu dalam sebuah pemikiran,
aku jatuh padamu dalam setiap tatapan
entah bagaimana ku bisa jatuh hati sekilat ini
kullihat-lihat, gayamu tak terlalu menarik
parasmu tak tampan-tampan amat
rambut acak-acakan
sikap cuek ala kadarnya
tapi berkacamata. terlihat pintar
berbicara dengan opini-opini cerdas dan wawasan luas,
melihat dari berbagai sudut pandang,
berkharisma.
kurasa ku bertemu dengan orang yang tepat
cocok, dan banyak kesamaan
sama-sama hobi tertawa
sama-sama asik dengan hal yang sama
sama-sama menyimpan perasaan yang sama
yang berbeda adalah cara kita sembahyang
apakah itu masalah besar bagimu?
tidakkah kecocokan kita jauh lebih besar quantitasnya?
menyerahkah kau pada satu perbedaan itu?
katamu, ini perkara beda sayang.
baru kali ini aku melihatmu frustasi pada suatu keadaan
hitungan rumit sekalipun tak pernah membuatmu sekalap ini
tak adakah pecahan desimal, teori ilmuwan hebat atau perkalian berpangkat seribu yang dapat menyelesaikan persoalan ini, sebagaimana soal yang sering kau pecahkan dalam ulangan?
kutak paham akan rumus logaritma atau dana pemasukan dan pengeluran.
yang kutau, Tuhan ciptakan kita untuk sebuah perbedaan
tapi urusan akhirat, kita yang tentukan.
dan kita, tak seharusnya berbeda dalam hal sembahyang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

promise ring

best buy of the year

the deep sea