Kenapa Kamu Kok Belum Nikah?
Assalamualaikum,
Kali ini saya mau sharing materi kajian nih yang saya dapat dari Ust. Muhammad Maliki sebagai pembicara.
Temanya: "Kenapa Kamu Kok Belum Nikah?"
Pada bisa jawab gak tuh? haha..
Rasanya panitia ga salah pilih tema nih😂 acaranya rameeee dg para jomblofisabilillah😂
Nah ada 3 alasan yg paling banyak ketika ditanya kenapa kok belum menikah, versi pembicara:
1. Ekonomi
Wajar. Orang tua biasanya belum mengizinkan anaknya untuk menikah karna anaknya belum mandiri. Terus gimana?
✔Tunjukkan jika kita mandiri.
Stop meminta-minta ke orgtua, syukur alhamdulillah jika kita bisa memberikan rejeki kepada orangtua karna sesungguhnya yg mereka lihat bukan nominalnya, tapi kesungguhan.
✔Belajar me-manage waktu.
Jangan sampai ingin menikah muda tapi sholat shubuh masih telat-telat.
2. Jodohnya belum ketemu.
Kok bisa? Mungkin kita terlalu memilih calonnya.
Memilih calon yg terbaik dalam pandangan kita, yg terbaik u/anak2 kita itu HARUS, tapi janganlah terlalu dalam memilih.
Jika kita melihat calon kita banyak kekurangan, sesungguhnya diri kita jauh lebih banyak kekurangan.
3. Lebih nyaman dalam kemaksiatan.
Pernah dengar ada yg bilang gini, Aduh..ini aja pacaran udah banyak masalah, apa lagi kalau sudah menikah.
Ironisnya, hari ini org berjilbab, berkerudung panjang, bercadar, tdk pacaran, dianggap aneh oleh sebagian orang.
Sesungguhnya teman-teman..
Yg tau dosa mata kita,
Yg tau dosa tangan kita,
Yg tau kita berdua-duaan dg lawan jenis,
Adalah diri kita sendiri dan Allah..
Orang lain mungkin bisa memberi saran, jangan menikah dulu.
Tapi apakah mereka mau menanggung dosa maksiat yg kita lakukan karna kita menunda pernikahan?
.
Perlu dipahami: Setiap orang itu BERBEDA.
Mungkin ada yg belum menikah tapi MASIH bisa menahan diri, fokus kuliah, fokus bekerja, tdk terganggu dg lawan jenis.
Tapi jika menunda menikah justru banyak maksiat, MAKA menikahlah.
.
Adakah yg lebih bahaya yg antum takutkan daripada siksa Allah?
.
Jika alasannya adalah ekonomi, maka menikahlah sesuai kemampuan kita. "Berkacalah dg cermin milik kita, bukan milik org lain. Berkacalah dg cermin milik rumah tangga kita, bukan milik rumah tangga org lain"
.
.
Semoga bermanfaat!
Kali ini saya mau sharing materi kajian nih yang saya dapat dari Ust. Muhammad Maliki sebagai pembicara.
Temanya: "Kenapa Kamu Kok Belum Nikah?"
Pada bisa jawab gak tuh? haha..
Rasanya panitia ga salah pilih tema nih😂 acaranya rameeee dg para jomblofisabilillah😂
Nah ada 3 alasan yg paling banyak ketika ditanya kenapa kok belum menikah, versi pembicara:
1. Ekonomi
Wajar. Orang tua biasanya belum mengizinkan anaknya untuk menikah karna anaknya belum mandiri. Terus gimana?
✔Tunjukkan jika kita mandiri.
Stop meminta-minta ke orgtua, syukur alhamdulillah jika kita bisa memberikan rejeki kepada orangtua karna sesungguhnya yg mereka lihat bukan nominalnya, tapi kesungguhan.
✔Belajar me-manage waktu.
Jangan sampai ingin menikah muda tapi sholat shubuh masih telat-telat.
2. Jodohnya belum ketemu.
Kok bisa? Mungkin kita terlalu memilih calonnya.
Memilih calon yg terbaik dalam pandangan kita, yg terbaik u/anak2 kita itu HARUS, tapi janganlah terlalu dalam memilih.
Jika kita melihat calon kita banyak kekurangan, sesungguhnya diri kita jauh lebih banyak kekurangan.
3. Lebih nyaman dalam kemaksiatan.
Pernah dengar ada yg bilang gini, Aduh..ini aja pacaran udah banyak masalah, apa lagi kalau sudah menikah.
Ironisnya, hari ini org berjilbab, berkerudung panjang, bercadar, tdk pacaran, dianggap aneh oleh sebagian orang.
Sesungguhnya teman-teman..
Yg tau dosa mata kita,
Yg tau dosa tangan kita,
Yg tau kita berdua-duaan dg lawan jenis,
Adalah diri kita sendiri dan Allah..
Orang lain mungkin bisa memberi saran, jangan menikah dulu.
Tapi apakah mereka mau menanggung dosa maksiat yg kita lakukan karna kita menunda pernikahan?
.
Perlu dipahami: Setiap orang itu BERBEDA.
Mungkin ada yg belum menikah tapi MASIH bisa menahan diri, fokus kuliah, fokus bekerja, tdk terganggu dg lawan jenis.
Tapi jika menunda menikah justru banyak maksiat, MAKA menikahlah.
.
Adakah yg lebih bahaya yg antum takutkan daripada siksa Allah?
.
Jika alasannya adalah ekonomi, maka menikahlah sesuai kemampuan kita. "Berkacalah dg cermin milik kita, bukan milik org lain. Berkacalah dg cermin milik rumah tangga kita, bukan milik rumah tangga org lain"
.
.
Semoga bermanfaat!
Komentar
Posting Komentar